Di tengah berbagai serbuan produk di pasaran, menyebabkan kita kesulitan untuk memilih minyak goreng yang sehat. Namun anda tidak perlu bingung, karena kabar baiknya, ternyata Minyak jagung merupakan salah satu jenis minyak sehat yang dapat anda gunakan untuk menghindari kadar kolesterol tinggi.

Minyak jagung ataupun minyak dari sayuran dan kacang-kacangan lain, merupakan sumber lemak yang baik untuk tubuh, tentunya dalam porsi yang tidak berlebihan.

Lebih dari itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak jagung dapat mengurangi kolesterol lebih baik daripada minyak sehat lainnya, misalnya minyak zaitun.

Kandungan Lemak Tak Jenuh dan Fitosterol

Lemak tak jenuh rantai tunggal dan rantai ganda yang tinggi merupakan salah satu kategori yang harus dimiliki oleh minyak sehat. Minyak jagung termasuk minyak yang kaya kandungan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol hingga risiko penyakit jantung.

Ada tiga cara minyak jagung dapat membantu menurunkan kolesterol:

  • Menekan low-density lipoprotein (LDL) yang sering disebut kolesterol jahat.
  • Memperbaiki rasio LDL dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
  • Mengganti asam lemak jenuh dengan asam lemak tak jenuh yang sehat.

Asam lemak tak jenuh rantai tunggal bermanfaat menjaga stabilitas tingkat insulin dan gula darah, sehingga menekan risiko terjadinya diabetes tipe 2.

Manfaat Minyak Jagung untuk Kolesterol

Produk makanan yang berasal dari sayuran dan minyak jagung banyak mengandung fitosterol. Zat inilah yang akan menekan kadar kolesterol, karena mampu menghalangi penyerapan kolesterol, termasuk LDL, dalam saluran cerna. Bahkan, fitosterol dalam jumlah kecil pun memiliki pengaruh terhadap penyerapan kolesterol.

Menurut beberapa penelitian, mengonsumsi dua gram fitosterol per hari selama satu hingga dua minggu dapat menurunkan lemak jahat LDL hingga 10 persen.

Kombinasi Penggunaan Minyak

Salah satu saran penggunaan minyak tumbuhan, yaitu menggunakan kombinasi beragam jenis minyak untuk memasak dan menambah aroma.

Titik didih adalah salah satu faktor yang perlu anda perhatikan. Jika dipanaskan hingga melewati titik didihnya, maka minyak akan tampak berasap. Apabila hal itu terjadi, maka kandungan nutrisinya akan berkurang dan menimbulkan rasa tidak enak pada makanan.

Minyak jagung, minyak kedelai, dan minyak wijen cocok untuk proses menggoreng, karena memiliki tingkat titik didih yang tinggi. Sementara minyak kanola dan zaitun cocok digunakan untuk proses menumis dalam suhu sedang. Sedangkan minyak dari biji rami atau kacang walnut, paling baik disajikan sebagai campuran salad atau makanan lain yang tidak melewati proses masak.

Minyak jagung dapat digunakan sebagai alternatif asupan lemak untuk anda yang memiliki masalah kolesterol tinggi . Jika perlu, kombinasikan dengan beberapa jenis minyak sehat lainnya agar mendapat manfaat yang maksimal. Namun, tetap perhatikan juga jumlah asupan dan cara memasaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *