Sejak jaman Romawi Kuno, banyak orang yang memanfaatkan minyak zaitun sebagai salah satu bahan untuk merawat kecantikan. Sebenarnya apa saja manfaat minyak zaitun? simak pembahasannya dibawah ini. 

Minyak zaitun adalah lemak atau minyak yang diperoleh dari hasil penggilingan buah zaitun. Minyak yang berasal dari tanaman tradisional di wilayah Mediterania ini mengandung lemak, vitamin E, antioksidan, dan vitamin K. Minyak zaitun juga mengandung zat besi, kalsium, dan kalium, namun kadarnya sangat sedikit.

Minyak zaitun telah digunakan dalam berbagai keperluan, seperti obat-obatan, bahan masakan, sabun, bahan bakar untuk lampu tradisional, juga kosmetik. Minyak zaitun dapat dicampurkan ke dalam makanan, dioleskan ke bibir sebagai pelembut dan lip gloss untuk mengatasi bibir pecah-pecah.

Selain itu, minyak zaitun juga bermanfaat untuk melembutkan kulit yang kering dan retak-retak, seperti pada siku dan tumit. Penelitian juga menunjukkan bahwa minyak zaitun bermanfaat untuk membantu penyembuhan kulit yang terkena luka bakar ringan, sebagai pelembap, dan mampu mencegah perkembangan kanker kulit.

 

Minyak Zaitun untuk Kulit Wajah

Anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk menghapus sisa-sisa make up di wajah jika anda kehabisan pembersih make-up. Banyak merek kosmetik yang kini membuat produk cleansing oil (minyak pembersih) untuk “mencuci wajah”Cleansing oil tersebut terbuat dari minyak-minyak alami, salah satunya adalah minyak zaitun.

Minyak pembersih dari minyak zaitun ini dapat digunakan untuk menghilangkan make up dengan mudah. Minyak zaitun juga bebas bahan kimia  yang berbahaya, dan tidak menghilangkan minyak alami yang ada di wajah.

Namun, hati-hati jika Anda masih memakai lensa kontak ketika menggunakan minyak zaitun sebagai cleansing oil, karena dikhawatirkan minyak akan mengendap di lensa kontak.

Minyak Zaitun juga dapat digunakan sebagai masker. Caranya, cukup oleskan minyak zaitun extra virgin (murni) ke wajah. Bisa juga dengan mencampur dua sendok teh cuka sari apel, satu sendok teh minyak zaitun, dan satu sendok teh madu.

Kemudian, oleskan campuran tersebut pada wajah dan diamkan selama 10-15 menit. Bilas dengan air hangat dan keringkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan handuk bersih.

Manfaat minyak zaitun sangat baik untuk kulit wajah karena selain dapat menjaga kelembapan kulit, kandungan nutrisi dan antioksidan di dalam minyak zaitun dapat memelihara kesehatan kulit dan membantu mengurangi keriput.

Penelitian juga menunjukkan bahwa minyak zaitun merupakan salah satu jenis minyak yang paling baik untuk menjaga kelembapan kuilt karena mudah meresap ke dalam lapisan-lapisan kulit.

Manfaat Minyak Zaitun

Minyak Zaitun untuk Kulit Tubuh

Minyak Zaitun mudah mudah diserap dengan baik ke dalam kulit karena mirip dengan minyak alami yang diproduksi oleh kulit. Disarankan untuk tidak mengoleskannnya ke kulit yang berjerawat, meski biasanya minyak zaitun tidak menyebabkan alergi.

Menurut salah satu penelitian, minyak zaitun bahkan dapat membantu melindungi tubuh dari serangan kanker termasuk kanker kulit, dan menangkal dampak sinar matahari pada kulit. Efek ini diduga terkait dengan antioksidan dan antiradang yang terkandung di dalam minyak zaitun. Akan tetapi, manfaat minyak zaitun secara klinis untuk kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Zat antioksidan dan antiradang yang ada dalam minyak zaitun juga dapat membuat kulit menjadi halus dan lebih cerah. Selain dioleskan ke kulit, mengonsumsi minyak zaitun juga dapat memberikan anda manfaat antioksidan, untuk melawan radikal bebas serta mengatasi peradangan yang menyebabkan munculnya kerutan dan mengurangi kekencangan kulit.

Manfaat minyak zaitun untuk wajah dan kulit tubuh diduga dapat juga diterapkan untuk mengobati eksim (kulit merah dan gatal), psoriasis (kulit merah dan terkelupas), serta infeksi jamur (kurap atau ringworm, jamur di lipatan tubuh, dan panu). Namun, penelitian dan bukti lebih lanjut masih diperlukan untuk mendukung pernyataan tersebut.

Minyak zaitun alami memang biasanya tidak menimbulkan alergi, namun apabila setelah dioleskan terdapat tanda-tanda alergi, seperti gatal, merah, dan muncul ruam di kulit, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *