Kalian yang baru saja berganti status menjadi orangtua mungkin masih sedikit bingung untuk mengganti popok buah hati anda. Namun tidak perlu khawatir, Bantuan Sehat akan memberikan cara dan urutan mengganti popok bayi yang benar. 

Perlu diperhatikan untuk jangan mengandalkan bau sebagai penanda untuk mengganti popok bayimu. Karena biasanya bayi membutuhkan 10 popok bahkan lebih dalam satu hari. Maka dari itu anda diwajibkan untuk mengecek secara berkala dan menggantinya jika sudah basah atau kotor.

Umumnya bayi buang air kecil sekitar 20 kali dalam sehari selama beberapa bulan pertama. Untuk bayi yang menggunakan popok sekali pakai, anda bisa mengganti popok setidaknyatiap 2-3 jam sekali, namun jangan sampai menganggu istirahat sang bayi .

Apabila menggunakan popok kain, segera ganti popok jika basah untuk mencegah iritasi. Cara mengganti popok sekali pakai atau popok kain pada bayi sebenarnya tidak jauh berbeda.

 

Persiapan Sebelum Mengganti Popok

Selalu cuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer atau tisu basah dan jangan lupa dikeringkan, ketika anda akan mengganti popok si kecil. Siapkan tempat untuk mengganti popok si bayi atau bisa juga di lantai atau tempat tidur yang sudah di beri alas oleh selimut, handuk, perlak atau tikar untuk mengganti popoknya.

Siapkan popok yang bersih, tisu atau kain basah. Sediakan juga air hangat dan handuk untuk mengeringkan kulit bayi setelah mengganti popok agar selalu dalam keadaan kering.

Pada saat mengganti popok, letakkan bayi anda di tempat yang aman agar tidak jatuh atau terguling. Untuk melindunginya, beri alas terlebih dahulu dan jangan meninggalkan bayi tanpa pengawasan.

Siapka juga kantong popok bekas untuk membuangnya. Jangan membuang popok bekas secara lansung ketempat sampah dapur.

Mengganti Popok Bayi

Membersihkan Bayi dari Popok Kotor

Langkah selanjutnya adalah membersihkan sang bayi dari urine atau feses yang menempel pada kulit, begini caranya:

  • Lepaskan popok kotornya dengan membuka perekat dan jangan merusak perekatnya.
  • Tarik bagian depan popok yang kotor lalu turunkan ke bawah. Jika bayi anda laki-laki tutupi kemaluannya dengan kain bersih agar saat kencing tidak mengenai anda atau dirinya sendiri.
  • Gunakan bagian depan popok untuk membersihkan sebagian besar kotorannya jika si kecil buang air besar. Bersihkan dari bagian depan ke arah belakang.
  • Angkat bagian bokong si kecil dari atas meja dengan memegang kedua pergelangan kakinya dengan tangan anda secara perlahan. Segera ambil bagian depan popok, lipat hingga menutupi bagian yang kotor dan selipkan di bawah bokongnya.
  • Bersihkan alat kelamin si kecil dan sekitarnya dengan tisu basah atau kapas basah, jangan lupa bersihkan sisa-sisa kotoran yang masih menempel di sekitar permukaan anus, lipat paha dan kelamin hingga bersih.
  • Bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang untuk mengurangi risiko infeksi pada saluran kencingnya, terutama bila si Kecil perempuan.
  • Buang tisu basah ke kantong popok.
  • Walaupun si kecil tidak buang air besar, anda harus tetap membersihkan bagian depan dan belakang si kecil . Bersihkan juga area kulit di sekitarnya dengan lap atau tisu basah.
  • Biarkan kulit si kecil mengering sendiri beberapa waktu atau usap menggunakan lap atau handuk bersih yang kering.
  • Bunda dapat mengoleskan krim khusus sesuai anjuran dokter pada kulit si kecil jika terdapat ruam popok.
  • Angkat bagian bokong si kecil, lalu singkirkan popok kotor dari bawahnya. Buang popok kotor ke kantong popok, kemudian ikat dan buang kantong ke tempat sampah.

 

Mengganti Popok yang Bersih

Langkah selanjutnya adalah membuka popok bersih dan menempatkannya pada bayi anda dengan menyelipkannya di bawah bokong dan menggeser ke arah pinggang, di mana posisi perekat berada di belakang. Tarik popok bagian depan ke arah perut.

Untuk bayi laki-laki arahkan kelaminnya ke bawah untuk mencegah air kencingnya keluar ke bagian atas. Bagi bayi baru lahir yang belum copot tali pusar, perhatikan agar popok tidak menutupi tali pusar.

Pastikan bagian popok berada di antara kaki bayi anda dengan seimbang. Lalu kencangkan popok dengan membuka perekatnya, yang kemudian ditarik ke arah perut untuk direkatkan. Jangan terlalu kencang saat merekatkannya agar bayi merasa nyaman Setelah itu, jangan lupa untuk kembali mencuci tangan setelah mengganti popok si kecil.

Jika tidak ada orang lain yang dapat menjaga bayi selama anda mencuci tangan, cukup gunakan hand sanitizer. Oh ya, jangan lupa ajarkan pasangan anda juga saat kalian sudah menguasai cara mengganti popok yang benar ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *