Banyak informasi yang bertebaran di internet mengatakann bahwa orgasme pria yang selama ini biasanya melibatkan rangsangan pada penis, ternyata bisa juga terjadi dengan merangsang Prostat. 

Dr. Roy Levin, seorang peneliti di Universitas Sheffield, menemukan fakta mengejutkan mengenai orgasme prostat. Namun, apakah benar merangsang prostat dapat memicu orgasme?

Mengenal apa itu prostat

Prostat adalah salah satu bagian dari sistem reproduksi laki-laki yang berbentuk kelenjar kecil seukuran biji kenari dan berada di bawah kandung kemih tepat di depan rektum.

Kelenjar prostat membuat sebagian cairan yang terdapat di dalam air mani. Kelenjar yang satu ini juga membawa sperma dari testis saat terjadi ejakulasi. Ukurannya biasanya akan terus membesar seiring dengan pertambahan usia. Dari yang hanya sebesar biji kenari hingga bisa mencapai ukuran seperti buah lemon.+

 

Benarkah orgasme prostat bisa terjadi?

Orgasme adalah titik puncak kenikmatan seksual yang biasa dirasakan saat berhubungan seksual. Biasanya hal ini ditandai dengan adanya kontraksi yang cukup kuat di area penis. Selain itu, saat orgasme, detak jantung dan tekanan darah akan meningkat dan disertai dengan menegangnya otot di beberapa bagian tubuh.

Susan Milstein, Ph.D, seorang dosen di Department of Health Enhancement, Exercise Science and Physical Education di Rockville Campus of Montgomery College, Maryland, menyatakan bahwa prostat dapat dikategorikan sebagai G-spot laki-laki.

Sama seperti klitoris, prostat juga memiliki banyak sekali ujung saraf yang bisa membuat seorang pria terangsang bahkan hingga mengalami orgasme. Melakukan pijat prostat kemungkinan bisa menjadi salah satu cara untuk merangsang prostat dan menemukan kenikmatan seksual yang baru.

Namun sayangnya, penelitian yang membahas tentang orgasme prostat masih sangat minim. Selain itu, masih banyak keraguan bahwa merangsang prostat melalui dinding rektum bisa menciptakan kenikmatan melebihi rangsangan terhadap penis.

Meskipun memang faktanya kelenjar prostat memiliki banyak sekali saraf persis seperti klitoris. Namun, bukti ilmiah yang masih sangat minim membuat orgasme prostat masih menjadi hal yang belum bisa disimpulkan secara pasti.  Sehingga hal ini masih membutuhkan kajian lebih lanjut.

 

Orgasme dapat menjaga kesehatan prostat pria

Terlepas dari orgasme prostat yang masih menjadi perdebatan, satu hal yang pasti bahwa orgasme dapat mengurangi peluang pria untuk terkena kanker prostat. Kanker prostat adalah jenis kanker paling sering dialami seorang pria selain kanker kulit.

Dikutip dari Telegraph, penelitian menemukan fakta bahwa orgasme satu kali sehari dapat mengurangi risiko kanker prostat hampir seperempatnya!

Penelitian menunjukkan bahwa peserta yang mengalami ejakulasi lebih dari 21 kali dalam sebulan memiliki risiko kanker prostat 22 persen lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang jarang mengalami ejakulasi.

Ejakulasi yang dimaksud juga tidak harus dari berhubungan seksual, melainkan dari semua kegiatan yang mampu membuat pria berejakulasi, termasuk Onani.

Namun yang perlu anda waspadai dari kegiatan onani adalah, bahwa sebagian pria yang melakukan onani, biasanya dibarengi dengan hal yang berbau pornografi seperti mengakses film, membaca majalah dewasa dan sebagainya.

Padahal faktanya, pornografi yang berlebihan dapat menganggu bahkan merusak sel-sel otak serta menyebabkan beberapa komplikasi lainnya baik secara psikis maupun mental.

Diluar dari semua itu, meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti tetapi orgasme memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dari mulai mengurangi stres, meningkatkan kekebalan tubuh, dan juga meningkatkan kualitas tidur Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *