Lemak sering kali dianggap buruk dan menjadi musuh bagi sebagian besar orang. Namun, sebenarnya lemak berperan penting untuk membantu tubuh menyerap vitamin, menyediakan energi serta menghasilkan asam lemak esensial pada tubuh untuk mengontrol peradangan dan meningkatkan kesehatan otak.

Tapi memang benar, pasalnya tubuh membutuhkan proses yang lebih rumit untuk mencerna makanan berlemak daripada makanan lainnya.

Beginilah Cara Tubuh Memproses Makanan Berlemak.

1. Mulut

Begitu anda memasukan makanan ke dalam mulut, itu berarti proses pencernaan sudah dimulai. Saat mengunyah, gigi akan menghancurkan makanan menjadi potongan-potongan kecil sementara enzim lipase dari air liur ikut melumatkan teksturnya agar nantinya makanan tersebut lebih mudah ditelan.

 

2. Kerongkongan (esofagus)

Makanan yang telah lumat akan mengalir melewati kerongkongan. Di kerongkongan akan terjadi gerakan peristaltik yang membuat otot-otot di tenggorokan bergerak terus untuk mendorong makanan sampai masuk ke dalam lambung.

 

3. Lambung

Otot-otot dinding lambung akan mulai bekerja seperti blender untuk mengaduk dan mencampur segala makanan yang baru anda telan dengan makanan yang sebelumnya sudah anda makan.

Selain itu, lapisan lambung anda akan secara alami menghasilkan asam dan enzim untuk memecah makanan secara kimiawi. Hal ini dilakukan agar lemak dapat dipecah menjadi bagian yang jauh lebih halus dan dapat langsung dicerna di usus kecil.

 

4. Usus kecil

Saat makanan berlemak anda sampai di usus kecil, maka saatnya proses pencernaan lemak yang sesungguhnya di mulai. Lemak tidak dapat larut dalam air, maka proses emulsifikasi (pencampuran) lemak sangat diperlukan.

Di bagian atas usus kecil, lebih tepatnya duodenum, proses emulsifikasi lemak secara mekanik berlanjut dengan bantuan asam empedu yang dihasilkan dari kantung empedu. Asam empedu merupakan zat yang mampu mengemulsi lemak dan merubah ukurannya menjadi beratus-ratus kali lipat lebih kecil dari ukuran normalnya.

Di saat yang bersamaan, pankreas, organ kecil yang terletak di bawah perut, menghasilkan enzim lipase untuk mengemulsi lemak secara hidrolisis menjadi gliserol dan asam lemak. Kedua senyawa tersebut akan bereaksi dengan garam empedu untuk menghasilkan molekul-molekul lemak yang lebih kecil lagi, dan disebut Micel.

Setelah molekul lemak diubah menjadi micel, enzim lipase kembali bekerja untuk memecah molekul lemak menjadi asam lemak dan monogliserida, yang nantinya akan melawati usus halus. Setelah berhasil melewati usus halus, asam lemak akan diubah menjadi trigliserida, yang bergabung dengan kolesterol, fosofolipid, dan protein untuk membentuk struktur baru yang disebut kilomikron.

Lapisan protein dari kilomikron membuat molekul ini dapat larut dalam air. Alhasil, lemak dapat langsung disalurkan melalui pembuluh getah bening dan aliran darah menuju berbagai jaringan tubuh yang memerlukannya.

Saat kilomikron bergerak melalui aliran darah, mereka akan menyalurkan trigliserida ke jaringan adiposa. Sekitar 20 persen trigliserida kemudian dikirim ke hati untuk dipecah dan diserap oleh sel-sel hati atau digunakan untuk menghasilkan energi. Semua sel Anda dapat menggunakan asam lemak sebagai energi, kecuali yang ada di otak, sel darah merah, dan mata.

 

5. Usus besar dan Anus

Lemak sisa yang tidak dapat diserap oleh tubuh nantinya akan masuk ke dalam usus besar untuk dikeluarkan dari tubuh melalui anus dalam bentuk feses. Inilah yang dikenal dengan proses buang air besar.

Begini Cara Tubuh Memproses Makanan Berlemak

Butuh Waktu Berapa Lama Untuk Tubuh Mencerna Lemak?

Setiap orang memiliki sistem pencernaan dan respon terhadap makananyang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang memengaruhi seberapa lama makanan berlemak bisa diserap tubuh.

Beberapa di antaranya seperti kondisi psikologis, jenis kelamin, hingga jenis makanan yang anda konsumsi.

Makanan tinggi protein dan makanan yang berlemak, seperti daging dan ikan, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna daripada makanan dengan tinggi serat, seperti buah dan sayuran. Sementara permen, biskuit, dan kue kering adalah contoh makanan yang cepat dicerna.

Secara umum, dibutuhkan waktu sekitar 24 hingga 72 jam lamanya bagi tubuh untuk mencerna makanan berlemak secara sempurna. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic, rata-rata waktu proses pencernaan pria adalah sekitar 33 jam dan kurang lebih 47 jam untuk wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *